History

SMP BPK PENABUR Tasikmalaya dikelola oleh Pengurus Setempat  BPK PENABUR Tasikmalaya.

Badan Pendidikan Kristen (BPK) PENABUR adalah sebuah Yayasan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Gereja Kristen Indonesia  (Sinode Wilayah) Jawa Barat. Keberadaan yayasan pendidikan ini pada suatu kota sangat identik dengan keberadaan Jemaat GKI  (SW)  Jawa Barat di kota itu.

Tasikmalaya adalah salah satu kota di Jawa Barat dimana terdapat GKI (SW) Jawa Barat dan Yayasan/Badan Pendidikan Kristen  PENABUR .

Disetiap kota penyelenggara pendidikan, yayasan ini dikelola oleh sebuah Kepengurusan Pembantu Setempat (KPS), yang notabene merupakan perpanjangan tangan dari Pengurus Harian BPK PENABUR Pusat di Jakarta

BPK PENABUR Tasikmalaya mengelola pendidikan dari jenjang TK, SD, SLTP dan SMU. Keberadaan BPK PENABUR Tasikmalaya tidak lepas dari usaha dan perjuangan Sdr. Thio Sioe Tjoan, yang mana pada sekitar tahun 1953 mengemukakan gagasan untuk mendirikan sekolah sendiri mengingat anak-anak dari Jemaat GKI Jawa Barat (Gereja Tionghoa – Kie Tok Kauw Hwee – Jabar) harus bersekolah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Kristen Pasundan – Gereja Kristen Pasundan (BPPK GKP).

Gagasan ini disambut positif oleh Warga Jemaat dan Majelis Jemaat GKI Tasikmalaya (SW) Jabar. Pendirian sekolah ini dengan pertimbangan agar anak-anak mendapat pendidikan sesuai dengan faham dan ajaran Kristiani GKI SW Jabar. Disamping itu pendidikan anak dapat dimonitor langsung oleh Jemaat dan Majelis Jemaat.

Pada kepengurusan periode kedua (1956-1960) KPS BPK PENABUR Tasikmalaya yang saat itu dipimpin oleh Sdr. Oey Hong Tjiauw  membuka SMP Kristen  pada tanggal 1 Agustus 1957. Dengan pertimbangan, untuk menampung lulusan SD Kristen agar terjadi kesinambungan pendidikan.

Dengan menyewa bangunan bekas sekolah (sekolah Zending) yang dikelola oleh BPPK GKP di  Jalan  Selakaso No. 63   maka  SMP Kristen Tasikmalaya  resmi dibuka.

Faktor-faktor pendorong pendirian SMP Kristen BPK PENABUR Tasikmalaya antara lain :

1.      Adanya kebutuhan Gereja dan atau warga jemaat agar ada kesinambungan Pendidikan Agama Kristen, karena pada sekolah Negeri tidak diselenggarakan Pendidikan Agama Kristen sehingga siswa yang beragama di luar Islam juga harus mengikuti Pendidikan Agama Islam.

2.      Adanya harapan, SMP Kristen menjadi wadah pendidikan yang bernuansa Kristiani dengan keteladanan dari guru-guru yang beragama Kristen.

Pada Periode tahun 1957-1974, pimpinan sekolah adalah seorang yang memimpin SD dan SLTP Kristen. Baru pada tahun 1974 terjadi pembaharuan atas pimpinan sekolah-sekolah ini. Masing-masing sekolah dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah.

Berikut Kepala Sekolah yang memimpin SMP BPK PENABUR Tasikmalaya :

Periode                 Kepala Sekolah

1957 – 1974                                                    E. Gunata        (merangkap SD Kristen)

1974 – 1975                                                    Drs. Darmawan

1975 – 1979                                                    L.S. Soenarto, BSc.

1979 – 1982                                                    Sukardi

1982 – 1986                                                    Drs. Andyarto Suryana

1986 – 1989                                                    Drs. Christian Soewarno

1989 – 1996                                                    Drs. Endi

1996 – 1998                                                    Aloysius S Poerwanto

1998 – 2009                                                    Drs. Thomas W. Agung

2009 – 2014                                                    Drs. P.Slamet Widodo

2014 – sekarang                                              Drs. Suminto